Profil PSHT Lampung Barat

[Profil][twocolumns]

Gallery Video

[Video][bleft]

Kerohanian

[Kerohanian][bleft]

Kegiatan

[Kegiatan][bleft]

Daftar Nama Warga Leting 1996 PSHT Cabang Lampung Barat Angkatan 9 (Tahun 1996)

Leting 1996: Perkembangan Semakin Meluas

Tahun 1996
menjadi salah satu periode penting dalam perjalanan sejarah perkembangan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lampung Barat.

Di bawah kepemimpinan Kangmas Sugiono Adi Pranoto, pembinaan dan pengembangan ajaran SH Terate terus dilaksanakan bersama warga dari generasi sebelumnya, mulai dari Leting 1988, 1989, 1990, 1991, 1992, 1993, 1994, hingga 1995.

Kesinambungan pembinaan tersebut pada tahun 1996 menghasilkan 166 warga baru Tingkat I yang disahkan dan diwisuda.

Pengesahan dan Wisuda Warga Baru Tingkat I PSHT dilaksanakan pada bulan Muharam/Suro 1417 Hijriah atau Mei 1996, bertempat di Padepokan PSHT Serdang, Way Mengaku, Lampung Barat.

Sebanyak 166 warga baru tersebut berasal dari berbagai wilayah, baik dari lingkungan Cabang Lampung Barat maupun dari daerah di luar Lampung Barat. Dari wilayah Lampung Barat tercatat antara lain Balik Bukit, Pesisir Tengah, Sumber Jaya, Way Tenong, Sekincau, dan wilayah lainnya, sementara dari luar Lampung Barat terdapat warga dari Banding Agung, OKU, Sumatera Selatan, Padang Cermin, Lampung Selatan, serta Pematang Panggang, OKI.

Mereka kemudian dikenal sebagai Warga Leting 1996 atau Leting 9 PSHT Cabang Lampung Barat.

Leting 1996: Perkembangan Semakin Meluas

Kesinambungan Pembinaan dan Meluasnya Wilayah
Lahirnya Warga Leting 1996 merupakan bagian dari kesinambungan perjuangan Kangmas Sugiono Adi Pranoto selaku Ketua Cabang PSHT Lampung Barat, bersama para pelatih dan warga dari generasi sebelumnya.

Perkembangan tersebut juga tidak terlepas dari peran sejumlah warga PSHT yang datang dari Jawa maupun daerah lain, kemudian bermukim di wilayah Lampung dan Lampung Barat. Mereka turut menjadi bagian dalam proses perintisan, latihan, pembinaan, dan pengembangan PSHT di berbagai daerah.

Pada periode ini, sebagian warga dari leting-leting sebelumnya yang telah tersebar di berbagai wilayah Lampung juga melanjutkan pengembangan ajaran SH Terate di wilayah masing-masing. Seiring perkembangan organisasi dan penyesuaian dengan wilayah administratif pemerintahan, sebagian wilayah kemudian berkembang menjadi cabang tersendiri.

Perkembangan tersebut tidak mengurangi pertumbuhan warga baru di Cabang Lampung Barat. Justru, pembinaan yang terus berjalan menyebabkan ajaran SH Terate semakin dikenal dan berkembang hingga ke berbagai pelosok wilayah Lampung Barat.

Para warga PSHT yang sebelumnya disahkan di Cabang Lampung Barat kemudian turut menjadi bagian dari perkembangan cabang-cabang baru di wilayah lain, termasuk Lampung Tengah, Lampung Utara, dan wilayah lainnya di Provinsi Lampung.

Dengan demikian, Leting 1996 merupakan bagian penting dari proses perkembangan SH Terate yang berlangsung secara berkesinambungan dan meluas dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

DAFTAR NAMA WARGA BARU TINGKAT I PSHT CABANG LAMPUNG BARAT
TAHUN 1996 – LETING 9

# WAY MENGAKU, BALIK BUKIT, LAMPUNG BARAT
1. MUHAMMAD A. HALIM
2. TUTIK ISWATIN
3. SUNARMI
4. YULI YANA
5. SITI KHOTIJAH
6. SUPARDI
7. EKO SUPRIYADI
8. BAMBANG SUDARMOKO
9. TOTOK ARIFIN
10. AHMAT SAROHNI
11. JUNAIDI
12. AGUS TRIAWAN
13. IWAN
14. INDRA SUSIANTO
15. SUTOPO
16. MISWAR
17. SUHARYAWAN
18. RULY YANDI
19. WASIRIN
20. AIWAN LINDRA
21. AGUS SUYONO
22. JON BAGARIANG
23. SLAMET
24. YUSUF
25. SLAMET
26. MOCH ABD QODIR ZD
27. SULIHADI
28. PUJI ISLAMET

# SUKAMENANTI, PASAR LIWA, BALIK BUKIT, LAMPUNG BARAT
29. RUDI ANSYAH
30. MUHYADI
31. YOYOK SUDIAR
32. ANTONI ISKANDAR
33. PRISWANTO
34. KERYANTO
35. SUPARJO

# SEDAMPAH, PADANG CAHYA, BALIK BUKIT, LAMPUNG BARAT
36. PURWONO
37. BASORI
38. KASIM
39. SUKAMTO
40. HOLIDIN
41. SUAJIANTO
42. MURYANTO
43. PAIJO
44. JUMIKUN
45. LEGIMAN
46. DAMIN
47. DARMAN
48. TIRAN
49. HARTONO
50. LASDI
51. SUDAMAN
52. SANUSI
53. BOHERI
54. MARIONO
55. GATI
56. KUSNO

# WATES, BALIK BUKIT, LAMPUNG BARAT
57. SHOLEH
58. SODIKIN

# SUKAJAYA, BALIK BUKIT, LAMPUNG BARAT
59. NARZI
60. SUPARDIN
61. SANTOSO
62. ASNAWI

# PENATARAN, WATES, BALIK BUKIT, LAMPUNG BARAT
63. DEWI KHOLIFAH
64. SITI MARIA
65. MUHAMMAD NOOR
66. SURATNO
67. AMRIN
68. MAHFUD
69. RUSWANDI
70. PURWANTO
71. MARFIN UNIZA
72. SUPRI
73. SETIAWAN
74. EDI ISMANTO
75. MASYA FELI
76. AHMAD ANSORI

# RANTAU PANJANG, BALIK BUKIT, LAMPUNG BARAT
77. JUHARIYAH
78. EMILIYA YUNITA
79. SUTRISNO
80. SUWARNO
81. SUDARNO
82. ABDUL ROHMAN
83. SUGIYATNO
84. KASRAN
85. JENTON NURANA
86. ZAINUL ARIFIN
87. NURWANDI
88. MURSALIM
89. ABDUL ROHIM
90. ERWAN NIZAR
91. SAIFUDIN
92. FITRIYATI
93. TAMADIN
94. DARSIYAH
95. ADE IRAWAN
96. SUKENSI

# SUKARAME, BALIK BUKIT, LAMPUNG BARAT
97. SUTIKNO
98. SARPIN
99. PARTINI
100. SUKIDI
101. ADI YANTO

# BAHWAY, BALIK BUKIT, LAMPUNG BARAT
102. SAHRIL
103. SUKIMAN
104. BASTOMI
105. SURAJI
106. SODIKUN
107. WANTO
108. ATIM
109. SAMSU

# KUBU PERAHU, BALIK BUKIT, LAMPUNG BARAT
110. RUKANDI

# PEKON BALAK, PADANG CAHYA, BALIK BUKIT, LAMPUNG BARAT
111. SUPRAYITNO
112. KASTONO
113. SUGIYANTO
114. EDI CIPTA
115. SUNYOTO
116. HERIYANTO
117. SUNARTO

# TAMBAK JAYA, SUMBER JAYA, LAMPUNG BARAT
118. SHOMIRAN
119. SUNARNO
120. USMAN EFENDI
121. SISWANTO
122. SUTRISNO
123. SRI ROHAYATI
124. ROHMAN
125. NGATIMIN
126. SLAMET SUPRIYONO

# KRUI, PESISIR TENGAH, LAMPUNG BARAT
127. SEPA MARLINA
128. RAHMA NIA ULFA
129. HENDRA EKA SAPUTRA
130. ANDERSON
131. BUDI RAHMAN
132. SULASTRI
133. ERWIN PRIMA ARYA

# BANDING AGUNG, OKU, SUMATERA SELATAN
134. MARLINAWATI
135. SUGENG WINDOYO
136. ASTIN
137. KURNIYATI
138. DWI YANTO
139. YUMI PIANI
140. MARJU
141. GUNAKIR
142. TRIONO
143. NURHADI ARIANTO
144. SUSNAYA
145. FARAH DINA
146. BUDI UTOMO
147. ANA KRISTINA
148. MUSTAWA
149. TIRAH
150. TASLIM
151. NYOTO TRISNO
152. LENA ATIKA
153. MARNAWATI
154. ALPIAN
155. WENDERI
156. KERIATUN
157. SLAMET BR
158. ERNI YULINDA
159. AYUN RATNAWATI
160. MULYADI
161. SUCI LESTARI
162. MURSIAH
163. ARISDIANTO
164. MARWAN YUNAWAN

# PADANG CERMIN, LAMPUNG SELATAN
165. SUMADIONO

# PEMATANG PANGGANG, OKI
166. SUDARNO

Leting 1996: Perkembangan Semakin Meluas

CATATAN SEJARAH
Leting 1996 merupakan angkatan kesembilan dalam rangkaian sejarah pengesahan warga PSHT Cabang Lampung Barat sejak generasi awal.

Sebanyak 166 warga baru Tingkat I disahkan dan diwisuda pada Muharam/Suro 1417 Hijriah atau Mei 1996, bertempat di Padepokan PSHT Serdang, Way Mengaku, Lampung Barat.

Jumlah 166 warga tersebut menunjukkan bahwa pada pertengahan dekade 1990-an, pembinaan PSHT di wilayah Lampung Barat telah berkembang secara luas. Selain wilayah inti Balik Bukit, daftar tersebut mencatat warga dari Sumber Jaya, Pesisir Tengah, Banding Agung, Padang Cermin, dan Pematang Panggang, serta wilayah-wilayah lainnya.

Salah satu hal yang menarik dari Leting 1996 adalah semakin terlihatnya perluasan geografis pembinaan. Warga tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Padepokan Serdang, tetapi juga dari daerah yang secara administratif berada di luar Lampung Barat.

Perkembangan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi. Warga dari leting-leting sebelumnya yang telah tersebar di berbagai wilayah kemudian turut mengembangkan latihan dan pembinaan di tempat mereka masing-masing. Dalam perkembangan selanjutnya, beberapa wilayah tersebut memiliki struktur cabang tersendiri sesuai perkembangan wilayah administratif dan organisasi.

Dengan demikian, pertumbuhan cabang-cabang baru tidak terlepas dari proses panjang yang telah berlangsung sejak masa awal, ketika PSHT Cabang Lampung Barat menjadi salah satu pusat pembinaan yang melahirkan warga dari berbagai daerah.

Tentang Data dan Arsip
Daftar 166 nama dalam rilis ini disusun berdasarkan data sejarah yang disampaikan dan dikelompokkan berdasarkan wilayah asal sebagaimana sumber pencatatan.

Data lengkap warga, termasuk biodata, tercatat dalam Buku Induk, daftar pengesahan, dokumen wisuda, serta arsip asli tahun 1996 yang tersimpan di Sekretariat Cabang Lampung Barat.

Leting 1996: Perkembangan Semakin Meluas

MERAWAT SEJARAH, MENERUSKAN PERSAUDARAAN
Leting 1996 menjadi angkatan ke-9 dalam perjalanan pengesahan warga PSHT Cabang Lampung Barat.

Dari Leting 1988 hingga Leting 1996, setiap generasi membawa perkembangan baru. Jumlah warga bertambah, wilayah pembinaan semakin luas, dan para warga yang telah disahkan kemudian turut menjadi penggerak perkembangan SH Terate di berbagai daerah.

Karena itu, Leting 1996 tidak hanya menjadi catatan tentang 166 nama warga baru, tetapi juga menjadi gambaran mengenai sebuah fase ketika perkembangan PSHT semakin meluas melampaui wilayah tempat awal pembinaan.

Para warga yang disahkan pada tahun 1996 merupakan bagian dari estafet yang telah dirintis oleh generasi sebelumnya. Sebagian melanjutkan pembinaan di wilayah Lampung Barat, sementara sebagian lainnya turut membawa dan mengembangkan ajaran SH Terate di daerah tempat mereka berada.

Sejarah tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang yang menghubungkan satu generasi dengan generasi berikutnya.

Leting 1996 — Angkatan ke-9, 166 warga baru, bagian dari estafet panjang perkembangan SH Terate di Lampung Barat dan wilayah sekitarnya.

Sejarah dicatat untuk dikenang, persaudaraan dijaga untuk diteruskan. (TH)

Tidak ada komentar:

Tokoh

[Tokoh][bleft]

Leting Warga

[Leting][bleft]